Optimalisasi Pemanfaatan Lumpur Pascabanjir Sebagai Media Tanam Dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Dan Psikososial Masyarakat Di Kampung Simpang Lhee, Aceh Tamiang
Main Article Content
Abstract
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang sejak akhir November 2025 hingga Januari 2026 mengakibatkan endapan lumpur menutupi lahan pekarangan dan persawahan warga di Kampung Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, sehingga sebagian besar mitra kehilangan sumber pangan dan pendapatan harian sekaligus mengalami tekanan psikososial akibat kehilangan aset produktif. Permasalahan prioritas yang dihadapi mitra adalah rendahnya pengetahuan warga dalam mengolah lumpur sisa banjir menjadi media tanam yang produktif serta minimnya pendampingan psikososial pascabencana. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas mitra dalam mengolah lumpur pascabanjir menjadi media tanam vertikultur dan pekarangan pangan, sekaligus memberikan pendampingan psikososial berbasis kelompok untuk mempercepat pemulihan mental pascabencana. Kegiatan dilaksanakan pada Januari 2026 melalui empat tahap: asesmen kebutuhan dan sosialisasi, pelatihan pengolahan lumpur menjadi media tanam, pendampingan penanaman disertai sesi dukungan psikososial, serta evaluasi dan penyusunan rencana keberlanjutan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan partisipatif, demonstrasi teknis pembuatan media tanam campuran lumpur-kompos, pendampingan lapangan, dan sesi berbagi (sharing circle) yang difasilitasi pendamping psikososial. Evaluasi menggunakan instrumen pretest-posttest dan kuesioner kepuasan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pengetahuan mitra sebesar 64% (dari rata-rata 50 menjadi 82, skala 0-100) serta tingkat kepuasan mitra sebesar 92%. Program ini terbukti membantu mitra memanfaatkan limbah bencana menjadi sumber pangan dan pendapatan tambahan sekaligus menurunkan kecemasan pascabencana. Kesimpulannya, optimalisasi lumpur pascabanjir sebagai media tanam merupakan solusi ganda yang mendukung pemulihan ekonomi dan psikososial masyarakat terdampak bencana.
Downloads
Article Details
Section
How to Cite
References
DAFTAR PUSTAKA
Apriana, A., & Siagian, N. A. (2026). Pemulihan ketahanan pangan pascabencana melalui pemberdayaan masyarakat dan pengadaan pompa air pada persawahan irigasi yang rusak di Dusun Telusung, Desa Persiapan Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh tahun 2026. BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 9(1). https://doi.org/10.30743/best.v9i1.13523
Basriwijaya, K. M. Z., Dianawati, Mardiyah, A., Zuhra, R., Mahdi, S., Hadisugelar, D., Anzitha, S., Putri, Y. R., Safrizal, & Zulhilmi. (2026). Pemulihan ekonomi pasca bencana banjir bandang di Desa Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(1), 867-871. https://doi.org/10.59025/hfjb4d55
Hanafiah, J. (2026, 12 Januari). Puluhan desa di Aceh hilang akibat banjir bandang. Mongabay Indonesia. https://mongabay.co.id/2026/01/12/puluhan-desa-di-aceh-hilang-akibat-banjir-bandang/
Harahap, D. E., Darwis, M., Suleman, A. R., Saputri, N. M. I., Suyanto, & Harahap, D. G. S. (2026). Pemberdayaan masyarakat pascabencana melalui integrasi agroekologi, socialpreneur dan dukungan psikososial di Desa Hutagodang, Kabupaten Tapanuli Selatan. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(6), 2181-2194. https://doi.org/10.31604/jpm.v9i6.2181-2194
Husna, W., Navisa, B., Ramadhani, P., & Nabilah, N. (2026). Intervensi gizi pascabencana: Pemberian bubur bergizi untuk mendukung pemulihan kesehatan masyarakat. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(3), 1990-1997. https://doi.org/10.59025/fmdfgb23
Inayatillah, Ramadhan, R., Banati, A., Rahmah, A., Aisyah, Fatimah, S., Fadhlina, A., Mukhtar, M., Abdullah, M., & Rizki, A. Z. (2026). Pendampingan psikososial anak pasca banjir di Desa Pohroh, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Zona: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 146-156. https://doi.org/10.71153/zona.v3i1.495
Iskandar, I., Saputra, Y. H., Sari, D. P., Wijaya, R. S., & Zulfahmi. (2026). Pemanfaatan limbah kayu pascabanjir sebagai media pendampingan seni rupa lingkungan bagi siswa SMK Negeri 1 Peusangan. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 2281-2296. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i1.1351
Khairad, F., Syofiani, R., & Rosadi, F. N. (2026). Pemulihan produksi padi pascabanjir melalui perbaikan kesuburan tanah dan penerapan komponen teknologi sawah pokok murah di Nagari Pauh Kamang Mudiak. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(7). https://doi.org/10.31604/jpm.v9i7
Munar, A., Kurniawan, H. A., & Tarigan, D. M. (2022). Pemanfaatan endapan lumpur sungai untuk tanaman sayuran secara vertikultur. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(3). https://doi.org/10.31764/jmm.v6i3.7869
Pulungan, A., Asri, D., Akbar, F., Mulyara, B., Setyawan, F. H., Zuhra, N. H., Dary, R., Lestari, T., Febri, S. P., & Muhtadi, A. (2026). Pemulihan produksi padi pasca banjir melalui pemberian pupuk bagi petani di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(3), 2711-2717. https://doi.org/10.59025/b5aanr10
Savitri, W. D., Antonius, Y., Thongiratama, M. A., Senapati, L. D., & William, L. (2023). Pelatihan pertanian secara vertikultur di Kampung Mejoyo RT 03 RW 07 Surabaya. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2). https://doi.org/10.30651/aks.v7i2.16702
Zebua, I. S. A., Prabudi, B. A., & Nadia, M. (2026). Kegiatan psikososial kesehatan mental pada penyintas bencana banjir bandang di Aceh Tamiang. INOMATEC: Jurnal Inovasi dan Kajian Multidisipliner Kontemporer, 1(3). https://portalpublikasi.com/index.php/inomatec/article/view/801